Bermain Edge Computer

Hai para pencari ilmu.. Para pembaca yang budiman,Saya ingin berbagi pengalaman menarik saya di tahun ini, di mana saya terlibat dalam bagian data science di Daihatsu Jepang. Sebagai seorang IT yang sering berurusan dengan develop dan maintenance sistem, saya justru malah jarang mempelajari tentang edge computer. Namun, di Daihatsu Jepang, saya diberi kesempatan unik untuk "bermain-main" langsung dengan edge computer. Lah hubungannya apa data science dengan edge computer? Nah ternyata di Jepang banyak menggunakan edge computer ini untuk implementasi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. Dan pada bulan ini saya pertama kalinya mencoba menggunakan Jetson Nano, salah satu jenis edge computer yang menarik untuk kebutuhan riset proyek saya.



Jetson Nano adalah sebuah produk edge computer yang dikembangkan oleh NVIDIA. Produk ini merupakan salah satu dari keluarga Jetson yang dirancang khusus untuk keperluan kecerdasan buatan (AI). Dalam keluarga Jetson (ini emang punya keluarga 😂, ada bapak ibu dan sodaranya hahaha), terdapat juga Jetson Xavier dan Jetson TX, yang memiliki performa yang lebih tinggi namun juga dengan harga yang lebih mahal. Saya memilih Jetson Nano karena ingin mencoba sesuatu yang sederhana dan terjangkau bagi pemula seperti saya, cocok juga buat kalian yang ingin memuli tapi hanya memiliki budget yang terbatas. Kalian bisa membeli jetson Nano ini dengan harga mulai dari 3jutaan.

Selain Jetson Nano, saya juga menggunakan Raspberry Pi. Mungkin bagi beberapa orang, Raspberry Pi sudah tidak asing lagi. Raspberry Pi adalah sebuah mini komputer serbaguna yang bisa diprogram dan dikustomisasi sesuai kebutuhan. Dulu, saya hanya mempelajari Sistem Operasi (SisOp) untuk menginstall Linux tanpa memanfaatkannya untuk hal lain. Saya juga pernah menggunakan mikrokontroller Arduino, tetapi saat itu teman satu tim saya yang lebih ahli yang mengurusnya, dan saya hanya bertugas untuk melihat saja.

.



(tampilan mode desktop Raspberry Pi)

Lalu, apa kegunaan edge computer seperti Jetson Nano dan Raspberry Pi dalam penerapan AI, terutama di Pabrik Manufaktur? Nah, dalam pabrik manufaktur, terdapat banyak data yang dihasilkan dari berbagai sensor dan perangkat yang terhubung. Edge computer digunakan untuk memproses data secara langsung di tempat (on-site), tanpa perlu mengirimkannya ke server jarak jauh. Hal ini memberikan keuntungan dalam hal waktu respon yang lebih cepat, mengurangi latensi, dan menjaga privasi data.

Dalam konteks pabrik manufaktur, edge computer dapat digunakan untuk menerapkan AI dalam berbagai aspek, seperti pemantauan kualitas produk secara real-time, prediksi kerusakan mesin, optimisasi rantai pasok, dan banyak lagi. Jetson Nano dan Raspberry Pi memberikan keleluasaan dan fleksibilitas bagi para pengembang untuk mengimplementasikan solusi AI di lokasi dengan ukuran dan anggaran yang lebih terjangkau.

Di akhir coretan ini, saya ingin memberikan semangat untuk terus berbagi ilmu dan kebahagiaan melalui tulisan di blog. Meskipun saat ini banyak orang beralih ke media sosial, blog tetap memiliki tempatnya sendiri. Dengan menulis, kita dapat menyebarkan pengetahuan, menginspirasi orang lain, dan terus mengasah kemampuan komunikasi kita. Jadi, mari tetap eksis menulis dan berbagi ilmu kepada dunia!

Terima kasih telah membaca artikel ini. Sampai jumpa di coretan selanjutnya!

Kamis, 29 Juni 2023

Istilah PIC / Person In Charge, Tidak Populer?

Hai pembaca!

Apakah kamu pernah mendengar istilah "PIC"? Di Indonesia, istilah ini cukup umum digunakan untuk merujuk pada "Person in Charge" atau seseorang yang bertanggung jawab atas suatu tugas, proyek, atau departemen. Namun, tahukah kamu bahwa istilah ini sebenarnya tidak umum digunakan di Jepang? Bahkan orang Jepang, termasuk teman saya yang pernah bekerja di perusahaan Amerika, tidak begitu familiar dengan istilah ini.

PIC sebenarnya berasal dari bahasa Inggris, yang merupakan singkatan dari "Person in Charge." Istilah ini umumnya digunakan di negara-negara berbahasa Inggris dan beberapa negara lainnya yang terpengaruh oleh budaya dan praktik bisnis Barat. Meskipun istilah ini sering digunakan secara luas di Indonesia, Jepang dan Amerika bukanlah tempat di mana istilah ini menjadi populer.




Di Jepang, biasanya digunakan istilah "Shuyakusha" atau "Kakaricho" untuk merujuk pada posisi yang mirip dengan PIC. Istilah ini lebih umum dan dikenal di kalangan pebisnis Jepang. Shuyakusha adalah sebutan untuk orang yang bertanggung jawab atas suatu proyek atau departemen, sementara Kakaricho mengacu pada kepala atau pemimpin suatu tim.

Perbedaan penggunaan istilah ini mencerminkan perbedaan budaya dan praktik bisnis antara Indonesia, Jepang, dan Amerika. Meskipun ada banyak konsep dan peran yang serupa di dunia bisnis, istilah yang digunakan untuk merujuk pada peran tersebut dapat berbeda di setiap negara.

Jadi, jika kamu berkomunikasi dengan orang Jepang atau Amerika, lebih baik menggunakan istilah yang lebih umum dan dikenal di negara tersebut. Namun, tidak ada salahnya untuk menjelaskan konsep PIC jika kamu merasa itu relevan dalam konteks pembicaraanmu.

Baru tahu kan? Saya juga kok 😁. By the way Terima kasih telah membaca tulisan ini. Sampai jumpa lagi , "Matane!"

Rabu, 28 Juni 2023

Jepang dan Kenyamanannya


Pembaca tahu kenapa saya membahas ini di blog Saya?
 Tahun ini, mulai bulan Maret 2023, saya mulai tinggal di Jepang, tepatnya di daerah Prefektur Osaka, Kota Ikeda. Saat posting ini, saya sudah hampir 4 bulan di Jepang, dan saya merasakan hal yang spesial saat melihat fasilitas dan pelayanan di negeri asal Doraemon ini. Emang gimana sih service nya orang-orang Jepang ini?
Eh sebelum saya membahasnya lebih jauh, saya mau cerita dikit nih mengenai background saya pergi ke Jepang.
Saya pergi ke negeri Sakura ini adalah dalam rangka tugas dari kantor selama satu tahun untuk ICT (Intra Company Transfer), semacam pertukaran pelajar gitu lah ya tapi untuk karyawan. Beruntung banget saya dapat kesempatan ini, terlebih lagi nggak cuma saya yang dapat kesempatan berangkat, tapi juga bersama keluarga saya, yakni istri dan dua anak Saya. Alhamdulillah ya Allah.
First impression ketemu orang-orang Jepang disini adalah, mereka sangat helpful dan ramah banget. Satu yang agak menjadi kendala adalah terkait bahasa, sehingga agak sulit untuk berkomunikasi dan menyampaikan maksud kita ke mereka mereka ini. Ya sebenarnya hal ini juga menurut saya adalah hal yang wajar dialami oleh orang asing sih, bayangkan saja ada bule yang masuk Indo dan nggak bisa bahasa Indonesia, ngomong sama bapak-bapak dan ibu-ibu di pasar. Ya situasinya saya sama kayak orang bule itu.
Oke, balik lagi ke pelayanan dan fasilitas di Jepang, saya sangat merasakan nikmatnya menjadi penduduk sini dari fasilitas yang tersedia. Meskipun living cost atau biaya hidup di sini sangatlah mahal comparing to Indonesia, termasuk pajaknya juga mahal, tapi ini sebanding dengan fasilitas yang didapatkan. Contohnya yang paling disukai anak-anak Saya adalah adanya taman-taman bermain yang tersebar di semua kota. Dan masuknya GRATIS loh. Dan di taman-taman itu juga nggak sedikit orang-orang yang juga mengadakan piknik di sana. 

(salah satu contoh taman yang ada dekat apartemen saya di Ikeda, Osaka)

(piknik juga menjadi hal yang biasa dilakukan orang Jepang di waktu weekend. Ini adalah gambar tempat saya piknik di tepi sungai di Kawanishi, Hyogo)

Selain taman dan fasilitas umum untuk piknik, di Jepang juga mengutamakan fasilitas untuk para pejalan kaki dan para pesepeda. Di sini, prioritas pengguna jalan adalah mereka-mereka yang berjalan kaki dan bersepeda, dan di setiap jalan pasti ada porsi jalan setapak serta jalan khusus untuk bersepeda. Maka nggak heran banyak dari mereka kemana-mana nggak bawa mobil, tapi lebih banyak memilih berjalan kaki dan bersepeda, termasuk Saya (ya karena emang nggak boleh bawa motor dan mobil di sini karena nggak punya SIM jepang, hehe).

Tak hanya dengan fasilitas pejalan kaki, untuk transportasi umum pun sangatlah ramah bagi mereka yang ingin bepergian jauh. Jalur kereta serta bis umum sudah terstruktur serta memiliki jaringan yang terhubung ke seluruh kota. Udah gitu, jadwalnya pun tepat waktu dan terintegrasi dengan google maps loh. Uenak toh? Nggak perlu pusing bagi yang nggak punya kendaraan bermotor, kemana-mana gampang, pasti ada jalan.

Nah, Jepang kan juga terkenal dengan teknologinya, ini juga mereka terapkan pada pelayanan mereka di Konbini (kalo kata kita mah minimarket, atau Indomaret lah), di banyak tempat sudah menggunakan mesin otomatis untuk pembayaran. Jadi nggak perlu kasir lagi. Keren ya?
Bahkan nggak perlu ke minimarket, kalau seketika haus di tengah jalan karena capek jalan kaki, biasanya Saya membeli air minum di vending machine. Hampir di seluruh jalan di Jepang sudah ada vending machine loh! Praktis banget kan ya.
Sekian dulu cerita jepangnya, para pembaca masih penasaran nggak gimana kehidupan di Jepang? Coba dicek di akun instagram istri Saya nih ya di @pidapiddo untuk melihat keseruan lainnya.
Jangan lupa follow dan like postingannya ya 😁👍

Arigatou, minna-san

Template Undangan Tasyakuran Aqiqah

Dear Pembaca,

Kebetulan habis bikin undangan aqiqah untuk keponakan,

Saya mau share template undangannya. Untuk tampilan undangannya sederhana, ukuran A4 dan kontennya untuk undangan tasyakuran di rumah orang tuanya. Berikut penampakannya 

Untuk template versi Docx (Ms Word) nya bisa didownload dengan klik disini ya.

Terima kasih, semoga menjadi amal jariyah di kemudian hari.

Minggu, 27 Desember 2020
Tag :

Kelahiran Anak Kedua

Dear Pembaca,

Alhamdulillah saya bersyukur, telah lahir seorang putri, anak kedua kami yang bernama

ZYDNA FARHANA SHEZAN

pada tanggal 22 November 2020 lalu

nggak banyak ngomong, saya share video saja ya.

 

Semoga menjadi anak shalihah dan berbakti pada kedua orangtuanya, bermanfaat bagi sesama, menjadi penyejuk hati kedua orang tuanya.
Aamiin
Kamis, 26 November 2020
Tag :

Cara Mengganti Display Name Account Blogger

Dear pembaca yang budiman,

kali ini saya ingin membagikan cara bagaimana mengganti nama yang biasanya tampil pada author name dan komentar. Pertama kali saya membuka blog setelah sekian lama, ada beberapa postingan saya yang authorname nya unknown, sebagian lainnya pakai nickname yang salah (harusnya pake h di paling belakang, tapi ini cuma najibnasic doang). Yaudah kuy lah saya kasih tau caranya.

Cara mengganti display name, settingannya ada di user setting, detailnya seperti berikut.

1. Buka blogger.com, login dengan account bloggermu

2. Masuk ke setting > General, Klik di bagian User Profile

3. Nah kalau sudah diklik, cari isian untuk "Display Name", lalu ganti dengan nama yang kamu inginkan. Nama ini akan tampil di tampilan author name, juga untuk nama di komentar.


4. Jangan lupa kalau sudah ganti namanya, scroll ke bawah terus klik "Save Profile"


Sudah, namamu akan berganti sesuai yang tadi kami input. Eh tapi ada khusus untuk yang unknown, saat pertama kali login ke blogger.com, kamu akan langsung ditanyain display name nya, kamu bisa langsung isi disana.

tinggal input langsung disana, lalu klik selesai. Mendingan diisi daripada kosongan nanti display namenya jadi "unknown", kayak hati kamu juga mendingan diisi daripada selalu kosong tanpa ada yang mengisi 😅 hahaha. Semoga bermanfaat ya informasi ini.

Terima kasih


Jumat, 20 November 2020

Nonton Digimon di Animepahe

Digimon, serial kartun yang bikin kangen masa kecil anak-anak 90an, di tahun ini muncul versi remake nya. Awal mula muncul, saya nonton episode pertamanya ada di youtube, tapi baru baru ini saya dapatkan info dari teman bahwa bisa nonton di animepahe.com, situs yang isinya video-video anime series (kemana aja saya baru tahu ini).

Pas saya tengokin ke situs ini ternyata digimon versi remake ini sudah sampai episode 24, saya terakhir nonton baru di episode 6 nih, ketinggalan jauh.

 


Buat kalian yang pengen lihat digimon di animepahe.com, tinggal search aja kata "digimon", untuk yang versi remake yang saya maksud judulnya "Digimon Adventure", Spring 2020.


Yuk nonton, kalo uda nanti sharing gimana pendapat kalian tentang kartun digimon yang terbaru ini.


Selasa, 17 November 2020

Perjalanan Saya di Daihatsu

Dear para pembaca, 
Di coretan kali ini saya narsis dulu ya, saya ingin ceritakan perjalanan saya di Astra Daihatsu Motor (ADM) dari mulai masuk di tahun 2013 sampai sekarang. Karena kebetulan di tanggal 15 November 2020 ini sebagai momen genap 7 tahun saya bekerja sebagai karyawan ADM.

Proses Rekrutmen
Saya mengikuti rekrutmen ADM saat setelah lulus kuliah di Bursa Karir ITS di Surabaya, sekitar bulan Agustus 2013. Proses administrasi dan psikotes lulus, alhamdulillah dipanggil wawancara. Beruntungnya saya hanya menjalani proses wawancara 2 kali saja, yang harusnya ada proses wawancara dengan HRD, user, lalu dengan direktur, namun saya hanya menjalani hingga sampi level user yang dulu diwakili oleh Division Head saya yang sekarang menjabat sebagai atasan saya. Proses rekrutmennya menurut saya terbilang cukup cepat, beruntungnya lagi keseluruhan proses wawancara dan tes kesehatan dilakukan di Surabaya sehingga saya tidak perlu bolak balik ke Jakarta, dan saat di Jakarta tinggal proses tanda tangan berkas dan registrasi karyawan baru. Dan tanggal 15 November 2013 menjadi hari pertama saya menjadi karyawan ADM.

Sudah di Jakarta sebelum masuk ADM
Yap, jadi sebelum saya masuk di ADM, tepat di 29 Oktober 2013 saya berangkat ke Jakarta dalam rangka ditugaskan oleh dosen saya untuk join project di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Saat diminta oleh dosen saya, saya sudah menginformasikan bahwa saya masih menunggu pengumuman dari ADM. Ketika saya diumumkan lolos, maka saya tidak bisa melanjutkan untuk mengikuti project dosen saya ini. Dan akhirnya pun benar lolos, saya beruntung sekali lagi. Pemberangkatan ke Jakarta saya tidak perlu memakan biaya karena sudah dicover dari project dosen saya. Tempat tinggal di awal kerja pun sudah ada, yang juga dicover dari project itu, walaupun lokasinya sangat jauh dengan ADM tapi lumayanlah buat menghemat masa awal awal di Jakarta.

6 Bulan Pertama
Seperti yang disebutkan sebelumnya, saya terhitung menjadi karyawan di ADM di tanggal 15 November 2013. Di masa masa awal 6 bulan bekerja ini saya lewati dengan masa On Job Training (OJT). Saya ditraining mulai dari basic informasi seputar perusahaan ADM, pemahaman tentang safety di area kerja, serta pemahaman tentang proses produksi di pabrik. Saya juga dalam kurun waktu 6 bulan pertama juga sempat ditrining "magang" di area sales operation selama 1 bulan. Saya belajar menjadi sales yang ditempatkan di area Jayakarta, dari situ lumayan lah saya mendapatkan pengetahuan tentang jualan produk Daihatsu, sekaligus mempelajari produk-produk mobil Daihatsu.
Selepas dari "magang sales", barulah saya masuk di Divisi Corporate IT (CIT), Divisi tempat saya bekerja sampai sekarang ini. Sampai dengan Mei 2014 (antara Mei atau Juni saya lupa), saya dipindahtugaskan ke Karawang. Masih di Divisi Corporate IT, namun ini spesial untuk menangani sistem produksi di pabrik Karawang Assembly Plant.



Berencana 2 Tahun saja di Jakarta-Karawang, Aktualnya hmmm.. Lihat Nanti Deh
Setelah pindah ke Karawang, sebulan sebelum pengangkatan saya berpikir untuk "lanjut atau tidak ya di ADM?". Beberapa bulan merasakan kehidupan di Jakarta dan Karawang yang jauh dari saudara dan ibu, saya merasa pengen kembali pulang saja. Meskipun saat masa kuliah juga tidak tinggal bersama saudara dan orangtua, namun jarak antara kampus saya (ITS Surabaya) dan rumah (Gresik) hanya dengan perjalanan 2 jam saja. Kondisi tersebut sangat berbeda ketika saya di Jakarta atau Karawang, untuk pulang saja harus mikir kapan, mikirin tiket pulang, sedangkan saat di Surabaya nggak pernah mikir seperti itu, ya tinggal pulang saja kalau pengen.
Tapi, setelah dipikir-pikir, pengen ngumpulin duit dulu. Jadi saya rencanakan 2 tahun merantau jauh dari kampung halaman. Tapi sekarang? saya masih saja bekerja di ADM karena satu dan lain hal, hahaha. Lain kali deh ceritanya.

Bekerja sambil Kuliah di UI
Tahun 2015 akhir, saya merasa rindu dengan suasana kampus. Saya mendadak pengen kuliah lagi. Saat dadakan itu saya iseng coba ikuti SIMAK UI, eh lha kok lolos. Pas ada duit buat daftar ulang juga, ya masuk lah jadi mahasiswa baru UI, angkatan 2015 tapi masuk di semester genap. Perkuliahan dimulai di Januari 2016.
Status terakhir pekerjaan, yah betul di waktu itu saya masih di ADM Karawang, lalu saya pun mengajukan untuk pindah lokasi kerja di Sunter (balik lagi). Alhamdulillah keinginan itu dapat dikabulkan oleh atasan saya, akhirnya saya pun dipindahkan, walau sempat juga bolak balik pulang pergi Karawang Jakarta selama di Semester 1. Pagi saya berangkat ke Karawang untuk bekerja, sore saya perjalanan pulang ke Jakarta dan malam saya lanjut kuliah di Salemba. Begitu saya lakukan selama 1 semester awal kuliah di MTI UI.

Balik ke Jakarta
Saya kembali lagi ke area Head Office ADM Sunter di Agustus 2016, waktu itu ada rekan kerja yang resign, saya menggantikan posisi job nya dia. Tidak lama setelah itu pun ada perombakan struktur organisasi CIT selama 2 kali hingga saya di posisi sekarang ini, yakni menangani IT System Development.
Oh ya nyambung masalah kuliah, Di Jakarta saya sehari-hari masih dengan rutinitas yang sama dengan sebelumnya dengan bekerja di pagi hari, dan kuliah di malam hari, sampai akhirnya di Januari 2018 alhamdulillah saya sudah bisa lulus kuliah.
Sekarang gimana? Lalu jadinya kapan balik kampungnya?
Ya jalanin saja dulu lah ya. Tentang kapan balik kampung, itu dipikir nanti. 😋

Sekian cerita tentang saya di ADM.
Semoga lain kali dapat saya ceritakan lagi perjalanan hidup saya dari sisi lainnya.

Terima kasih sudah membaca 😉
Jumat, 13 November 2020

Kelar Training AFMP


Dua minggu terakhir menjadi hari-hari sibuk saya selama WFH. Saya mengikuti training AFMP (Astra First-Line Management Program) yang diselenggarakan oleh AMDI dan baru berakhir hari ini. Training dilakukan secara virtual selama 10 hari kerja, cukup melelahkan dengan tugas-tugas yang tiada hentinya di setiap hari. Namun ada keseruan-keseruannya juga, kita para peserta training sempat membuat karya video sebagai kenang-kenangan masa training AFMP ini, Nah kebetulan saya yang jadi editor videonya. Ini dia video persembahan dari angkatan saya, AFMP 137.

Selain itu, ada video untuk kelompok juga, untuk mengenalkan satu per satu anggota kelompok serta  yel-yel. Nah ini dia video kelompok saya, Korona19:

Sekalian saya promosi channel youtube saya ya, jangan lupa subscribe, komen dan like Channel Najib Nasich. Saya upload videonya random sih, tapi nggak jauh-jauh dengan daily activity saya.

Demikian coretan kali ini, semoga menginspirasi.

Terima kasih.

Secret of Outlook

Teman-teman yang punya email, terutama yang kerja kantoran, pasti familiar dengan Microsoft Outlook kan? Nah di coretan ini saya ingin share beberapa "rahasia" atau menu-menu yang jarang kita tahu dari Microsoft Outlook. Cekidot. Oh iya kalau gambarnya kurang jelas, diklik saja ya.


Quick Part memungkinkan kita untuk menyimpan format email yang biasa kita gunakan untuk dimasukkan dalam email kita. Contohnya bagian penutup email bisa kita simpan dalam quick part ini (walaupun sebenarnya bisa menggunakan menu signature). Pada intinya apa yang sering kita tulis bisa kita simpan dalam quick part ini. Caranya adalah, saat kita compose mail, blok tulisan yang akan kita simpan, lalu ke menu insert > Quick Parts > Save Selection to Quick Part Gallery. Untuk menggunakan template quick part yang sudah kita simpan, bisa menggunakan cara sesuai di gambar.

Tampilan preview list email kita yang saat ini kita gunakan di Outlook, sebenarnya bisa kita ubah-ubah loh. Untuk tampilan preview emailnya bisa dipilih dari 1 line, 2 line, atau 3 line, atau kita bisa juga matikan tampilan ini (tidak ada preview isi email).

Launch Folder artinya folder email default yang akan ditampilkan saat pertama memunculkan tampilan outlook. Biasanya yang kita pertama kali buka adalah inbox, tapi sebenarnya kita bisa ubah sesuai mau kita dengan ke menu outlook options, di bagian Advanced, cari bagian Outlook start and Exit. Di sana bisa kita temukan settingan Launch Folder.

Ini mungkin sering kita butuhkan ketika kita akan cuti, atau tidak bisa masuk kantor karena urusan di luar kerjaan. Bisa kita setting dari tanggal kapan sampai kapan, juga bisa kita bedakan email yang keluar organisasi kita dan yang untuk internal organisasi kita (based on domain).

Ini salah satu yang jadi andalan saya, karena seringkali ada kebutuhan melihat kalendar dan melihat email di saat bersamaan, dimana ketika dalam 1 window, saya tidak bisa mengaksesnya sekaligus. Untuk itu kita bisa siasati dengan New Window, jadi satu window buat lihat list preview email, satunya lagi untuk cek kalender.

Delay Delivery berarti kita bisa setting email yang akan kita kirimkan tidak harus langsung terkirim, tapi untuk waktu yang kita tentukan sendiri di masa yang akan datang, dengan menggunakan Delivery Option: Do not deliver before.

Apa yang kita cari menggunakan search, bisa kita simpan sebagai salah satu shortcut folder loh, biar nggak perlu ngetik search nya lagi. 

Quick step adalah cara cepat yang digunakan untuk mengakses beberapa action email saat kita melihat view list email. jadi dengan quick step, kita bisa tinggal klik kanan, lalu pilih quick step yang kita define. Contohnya, dari email yang kita pilih, kita klik kanan dan pilih icon folder PAS (quick step yang didefine: pindahkan email ke folder PAS)

Ini untuk mengetahui mailbox size kita yang tersimpan di server. Tinggal ikuti cara yang di atas.

Open Calendar yang bukan punya kita, tapi punya orang lain yang masih dalam satu organisasi dengan kita. Bisa dilakukan dengan cara di atas.


Flagged mail artinya email email yang ditandai sebagai email yang perlu difollow up, kita perlu menentukan kapan kita follow up email tersebut. untuk mengakses semua flagged email, bisa dilakukan cara di atas (di bagian search bisa dipilih Search Flagged email)

Sebenarnya email yang ditampilkan di outlook, ada penampungnya. semua tersimpan dalam file pst. kita juga bisa membuka file email ini dengan cara Open Other Mail Data seperti gambar di atas.


Demikian sharing dari saya mengenai fitur-fitur di Outlook yang mungkin kalian baru tahu, atau juga sebagian dari kalian sudah tahu juga. Semoga bermanfaat.
Senin, 09 November 2020

Kunci Kesuksesan

Di coretan ini saya ingin membagikan mengenai Kunci Kesuksesan atau Key of Success. Bukan berarti saya bilang "Kunci Sukses adalah Key of Success" ya, hehe. Tapi ini beneran saya ingin share mengenai apa yang saya dapatkan dari training yang sedang saya ikuti.


Hari ini saya mendapatkan message yang bagus dari training Astra mengenai kunci keberhasilan. Saya sedang mengikuti training dari Astra, dan salah satu sesinya ada sesi Executive Sharing dari CEO BMW Astra, Bapak Fredy Handjaja. Dalam sesi sharing tersebut beliau menyampaikan ada 5 kunci kesuksesan yang harus kita punya. Nah kita bahas satu-satu ya.


Purpose

Purpose disini berarti tujuan hidup. Hal ini akan menjadi motivasi kita untuk mencapai tujuan kita, apa yang ingin kita capai dalam hidup ini. Semisal, kita ingin menjadi seorang manager, untuk bisa menghidupi anak istri dan menguliahkan anak sampai ke luar negeri. Tentunya dengan adanya tujuan hidup, kita termotivasi untuk melakukan segala sesuatu untuk mendukung terwujudnya tujuan tersebut.


Positive

Dalam hidup ini, pasti kita pernah merasa "kenapa aku memiliki kekurangan ini ya, apakah ada yang salah?". "kenapa Tuhan menakdirkanku di posisi pekerjaan saat ini ya?". Di bagian ini, kita harus berpikir positif, bahwa setiap kondisi pasti memiliki alasan yang baik. Positive thinking ini akan membawa kita tetap menjadi kekuatan kita untuk melakukan hal-hal yang positif juga.


Passion

Passion menjadi salah satu kunci kesuksesan. Jika kita fokus pada pengembangan passion kita, akan menjadi pemercepat kita untuk mencapai kesuksesan atau tujuan yang kita inginkan.


Persistent

Setiap permasalahan harus kita selesaikan, menyerah bukan solusi. Setiap orang memiliki masalahnya masing-masing, dan orang sukses pasti dulunya memiliki painfull story dalam menghadapi masalah-masalahnya terdahulu. Ketangguhan atau persistent dalam menghadapi masalah ini menjadi salah satu kunci kesuksesan.


Pray

Terakhir tapi bukan yang paling akhir, tentunya apa yang menjadi usaha kita tidak akan terjadi jika Tuhan memang tidak akan menghendaki. Usaha yang kita lakukan perlu diiringi dengan doa, dan percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, menunjukkan jalan kesuksesan kita dengan usaha-usaha kita.


Ya demikianlah sharing yang saya dapatkan, pesan terakhir dalam kunci kesuksesan, "Success occurs when opportunity meets preparation", yang artinya sukses akan tercipta ketika kesempatan yang datang kepada kita dapat kita terima dengan kesiapan diri kita mengambil kesempatan tersebut.

semoga dapat menginspirasi

Blogmu Tidak Aman / Not Secure?


Sudah lama tidak memaintain blog, saya pertama lihat ada yang janggal di situs blog saya, yakni di bagian sebelah kiri tampilan URL nya ini.


Di situ terlihat tulisan "Not Secure", atau di beberapa browser yang menggunakan Bahasa Indonesia terlihat "tidak aman". Tampilan seperti ini biasanya muncul ketika websitenya memang tidak memiliki security yang baik, sehingga memunculkan kesan tidak aman kepada pengunjung website atau blog yang melihatnya. Jika diklik tulisan "Not Secure" akan muncul keterangan berikut ini: 


Gatel dong tangan ini, jadi saya pengen ubah, karena harusnya memang website yang aman tercantum tanda gembok atau tulisan "secure".

Lalu gimana caranya mengubah blog kita menjadi secure? Nah disini saya coba share ya. Ternyata gampang banget, nggak sesusah kalau kita maintain punya website sendiri, karena blogger sudah menyediakan fungsinya.
Untuk mengubah menjadi "Secure", kita ubah setting akses website kita menjadi HTTPS. Caranya adalah kita masuk dulu ke tampilan blogger. Jangan lupa sign in ya, lalu masuk ke bagian setting.

Setelah masuk bagian setting, kalian bisa cari settingan HTTPS. Untuk koneksi yang tidak aman / not secure, bagian ini biasanya tersetting tidak aktif, karena itu untuk membuatnya jadi secure, pastikan untuk mengaktifkan bagian ini.
Jika sudah, tinggal tunggu beberapa detik, website mu akan berubah menjadi "aman". Dengan begitu, para pengunjungnya tidak khawatir untuk mengunjungi blogmu.
Selamat mencoba.
Sabtu, 07 November 2020
Tag :

Kontribusi ADM untuk Indonesia

Astra Daihatsu Motor menjadi perusahaan yang saya kagumi dengan penerapan budaya kerja yang sangat baik. ADM memiliki core value yang melekat ke semua karyawannya dan diimplementasikan di kehidupan sehari-hari, yang bermanfaat tak hanya dalam pekerjaan bahkan pun di luar kepentingan pekerjaan. Core Value tersebut adalah ICARE (Integrity, Commitment, Accountability, Respect, Excellent Innovation). Penerapan core value ini dilakukan menyeluruh dan tersistem ke seluruh karyawan, dan dalam pelaksanaannya juga sejalan dengan visi dan misi ADM (mengutamakan kebahagiaan, keselamatan dan kualitas melalui budaya perusahaan yang kuat).
ADM selalu berusaha meningkatkan kualitas karyawan serta proses internalnya dan tercantum dalam poin Excellent Innovation. Salah satu penerapan budaya kerja Excellent Innovation adalah dengan bentuk Suggestion System dan Quality Control Circle, program ini membiasakan karyawan agar selalu melakukan perbaikan di sisi proses, sistem, serta perilaku karyawannya. Setiap proses bisnis di ADM memiliki standar atau SOP yang jelas yang disepakati oleh atasan dan juga pihak-pihak yang terlibat dan juga dievaluasi secara berkala. Hal ini menunjukkan bahwa ADM menerapkan prinsip Good Corporate Governance. 
Selain dengan penerapan budaya kerja yang baik di internal karyawan, ADM juga selalu mengusahakan peningkatan di bidang usaha manufaktur otomotif agar tetap berkesinambungan. Astra Daihatsu Motor sebagai agen pemegang merk Daihatsu di Indonesia dan manufactur otomotif kendaraan roda empat, selalu mengusahakan pengembangan usaha bisnis termasuk di dalamnya adalah bisnis ekspor mobil. Selain penjualan di area domestik, ADM juga telah mengekspor ke total 38 negara (data per 2017), dan terus meningkatkan kualitas produk sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar. 

Saat ini volume ekspor mobil oleh ADM sudah mencapai lebih dari 100.000 per tahunnya, dan untuk ekspansi volume ekspor ini, ADM melakukan kolaborasi dengan stakeholder (TMAP / Toyota Motor Asia Pasific, TDEM / Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing, dan TMC / Toyota Motor Corporation). Hal ini menunjukkan eksistensi ADM dalam pengelolaan bisnisnya sebagai manufaktur kendaraan bermotor dan sekaligus sebagai usaha ADM dalam pengembangan bisnis ekspornya agar tetap dapat berjalan dengan baik. 

Astra Daihatsu Motor memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) yang secara konsisten dilakukan dan dinaungi oleh divisi General Affair. Ada 4 program utama CSR ADM yakni Sehat bersama Daihatsu, Pintar bersama Daihatsu, Hijau bersama Daihatsu, dan Sejahtera bersama Daihatsu. 

Sehat bersama Daihatsu berfokus pada kontribusi perusahaan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat demi mewujudkan Generasi Sehat. Pintar bersama Daihatsu berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan seiring dengan perkembangan perusahaan. Hijau bersama Daihatsu berperan dalam mengurangi dampak lingkungan dan kontribusi dalam pelestarian keanekaragaman hayati, sementara Sejahtera bersama Daihatsu merupakan komitmen untuk pertumbuhkembangan bersama masyarakat dengan pemberdayaan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Gambar di atas adalah penjelasan mengenai 4 program Daihatsu, dan dokumentasi yang di atas adalah sebelum masa pandemic. Berlanjut di masa pandemic pun, ADM tetap mengusahakan untuk konsisten menjalankan program social responsibility dengan memberikan bantuan penanggulangan COVID-19, salah satunya di daerah Karawang sebagaimana ditampilkan di bawah ini




Demikian penjelasan saya mengenai implementasi Catur Dharma di lingkungan Astra Daihatsu Motor. Semoga hal ini dapat menginspirasi kepada kita semua untuk tetap memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara kita.
Jumat, 06 November 2020
Tag :

Menulis Lagi?

Jadi, sudah lama sekali tidak ada coretan blog lagi disini. Nih terakhir bisa dilihat di capture di bawah ini


Lihat tuh posting terbaru saja di tahun 2016, itu pun saya masih kuliah S2, dan saat ini sudah lulus tepatnya sudah lulus di tahun 2018 lalu.
Sudah lama tidak menulis blog lagi karena memang sudah tidak ada semangat menulis. Kira kira apa yang akan membuat saya menulis lagi?
Apa akan saya ceritakan beberapa cerita menarik saya dalam masa kerja? atau masih menulis tentang materi perkuliahan waktu di S2?
Oh iya, saya sudah menikah loh di tahun 2018 sesaat setelah lulus kuliah, dan saat ini pun sudah punya 1 anak laki laki. Apakah saya akan menceritakan "menarik"nya kehidupan rumah tangga saja? atau menceritakan betapa lucunya si kecil buah hati saya dan istri? Coba kasih masukan dong.
Saya sebenarnya ingin terus menulis agar terbiasa, eh malah lama nggak menulis, di pekerjaan juga seringnya meeting dan troubleshooting, bukan menulis paragraf panjang seperti ini (ya meskipun sebenarnya ada juga bagian untuk penulisan pemaparan seperti ini, tapi entah kalau masalah kerjaan biasanya buntu, kata-katanya sulit keluar). Nah sebagai ganti menulis, saya juga sempat sesekali buat konten untuk mengisi waktu luang (padahal kerjaan banyak, malah ngerjain yang lain).
Ya, content creator (tapi cuma kadang kadang aha nguploadnya, hehe), dan konten konten saya berupa video yang saya upload di Youtube.
Yuk boleh dong disubscribe channel saya, di Channel Youtube Najib Nasich.
Emang upload konten apa sih Jib? sebenarnya masih campur aduk sih karena saya sendiri belum nemuin formula yang tepat buat konten channel saya. Jadi ya uploadnya yang saya pengen aja. Hehe.

Udah gitu aja, saya cuma pengen melampiaskan hasrat untuk menulis di blog ini karena sudah lama sekali, biar gak sepi dan gak mati nih blog.
Senin, 26 Oktober 2020

Kuliah Lagi

Lama tak menulis, saya sempetin nih menulis pas kuliah berlangsung :D. "Hah? Kuliah? Bukannya sekarang sedang kerja di Daihatsu?". Yap, saya memang masih bekerja di Daihatsu, namun di menjelang akhir tahun di sekitar bulan September 2015, ada celetukan di otak untuk ingin kuliah lagi dan kangen dengan masa-masa kuliah dulu. Terpikir dengan S2 UI waktu itu, dan pas waktu saya membuka situs UI, dan pas banget ada informasi mengenai SIMAK-UI untuk penerimaan mahasiswa baru semester genap tahun ajaran 2015/2016. "Nyobak SIMAK-UI, ah", celetuk pikirku. Yap, dan akhirnya saya pun mencoba ikut tes SIMAK-UI di bulan November 2015 lalu. Saya mengambil pilihan program studi Magister Teknologi Informasi. Eh ndilalah pas diumumin di Desember 2016, saya dinyatakan lulus dari tes SIMAK-UI. Pas ada duit bonusan buat bayar masuk kuliah, ya akhirnya bayarlah,dan jadilah saya sekarang disini berstatus mahasiswa MTI-UI hingga sekarang saya sudah menginjak semester kedua.
Rabu, 28 September 2016

INAICTA 2014

Tadi malam adalah malam yang meriah di Balai Kartini, pasalnya disana digelar pengumuman juara-juara dari Indonesia ICT Award 2014 atau INAICTA 2014. INAICTA ini adalah acara kompetisi serta penghargaan karya anak bangsa di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai acara tahunan yang digelar oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Di tahun lalu, saya mengikuti event INAICTA ini dan tampil sebagai nominator. Dan malam itu, saat pengumuman INAICTA ini dilaksanakan, saya juga berada di lokasi, namun tidak sebagai peserta atau nominator, hanya sebagai penonton saja. Hehe.
Saya datang ke Balai Kartini untuk menemui teman saya, Sukma Arbianto, yang lagi-lagi masuk sebagai nominator di kategori Game Pro. Sukma mewakili timnya, FlooStudio, dengan Game yang diusulkannya berjudul I Surender!. Game dengan tantangan lompatan balok-balok yang menyimulasikan seseorang dalam menghadapi permasalahan-permasalahan di hidupnya. Di dalamnya terdapat quote-quote penggugah yang mampu mengubah emosi seseorang, yang akan mendorong pemain untuk bangkit ataupun sebaliknya malah jatuh dan menyerah. Sangat menantang!

Namun sayang untuk Game si Sukma ini belum bisa menyabet juara di kategori Games. Namun patut diacungi jempol, 3 tahun berturut-turut dia pergi ke Jakarta untuk memenuhi panggilan sebagai nominator di INAICTA ini.

Sesuai dengan postingan saya di tahun lalu, harusnya saya juga mengirimkan ide saya untuk diikutkan di INAICTA ini. Namun apalah daya belum ada yang bisa saya kirimkan karena belum sempat mengerjakan, hehe. Mungkin buat INAICTA 2015, insyaallah.

Semangat buat Sukma! Semangat buat Saya juga!
Mungkin tahun ini belum bisa, tapi tahun-tahun berikutnya pasti bisa dapat juara!

Sabtu, 30 Agustus 2014

Sekarang, ADM Karawang!

sorry ya buat para pembaca. Sudah beberapa bulan lamanya saya tidak pernah update blog ini.
Semenjak saya berada di Jakarta dari 8 bulan yang lalu (saat ini karawang sih), ini adalah posting saya yang kedua. Dan tepatnya inilah postingan saya yang pertama sejak saya bekerja di ADM.
Yap, saya sekarang bekerja di ADM, alias PT. Astra Daihatsu Motor. Perusahaan mobil kompak yang memproduksi brand Daihatsu yang berpusat di Sunter, Jakarta Utara. Dulunya saya ditempatkam di Sunter mulai awal masuk saya di ADM, November tahun lalu. Namun per Mei 2014, saya dipindahtugaskan di Karawang Assembly Plant yang bertempatkan di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur. Disini akan saya ceritakan tentang pengalaman saya mulai dari masuk ADM hingga sekarang. Namun sabar dulu ya, nanti saya lanjutkan di kesempatan menulis berikutnya. Hehehe
Sabtu, 12 Juli 2014

Resep Jalan-Jalan Murah di Jakarta

Sudah menginjak pekan ketiga Saya hidup di Jakarta. Di area Jakarta, kalau ingin pergi jalan-jalan, tak usah kuatirkan biaya yang mahal. Terdapat 2 layanan transportasi umum yang sangat membantu kita menghemat isi dompet, tapi dapat menjangkau perjalanan kita di seluruh area Jabodetabek, hehe.


  1. Busway / Transjakarta
    Di setiap jalan-jalan besar di Jakarta terdapat jalan khusus untuk bis ini yang disebut Busway. Bis Transjakarta ini beroperasi mulai jam 5 pagi hingga jam 10 malam. Untuk menaikinya, kita harus membeli tiket di halte busway terdekat. Dengan tiket seharga Rp 3.500, kita dapat berkeliling mengarungi semua halte di area Jabodetabek, asalkan selama perjalanan Anda tidak keluar dari halte. Murah kan? Berikut penampakan rutenya.

    Jika Anda bingung dengan rute busway, Anda bisa menanyakan kepada petugas transjakarta yang berada di halte maupun yang bertugas di dalam bis. Jika dalam perjalanan Anda membutuhkan lebih dari satu koridor, Anda dapat berpindah melalui halte transit (yang berpotongan, warna putih) dan tidak dikenakan biaya tambahan selama Anda tidak keluar dari halte.

  2. Kereta Commuter / KRL
    Lebih murah, lebih cepat dibandingkan dengan Transjakarta. Jika Transjakarta masih dapat dipengaruhi oleh kondisi kemacetan, KRL tidak seperti itu. KRL memiliki jadwal keberangkatan tetap, sehingga kita dapat merencanakan waktu perjalanan dengan lebih pasti.

    Lebih murah, hanya dikenakan biaya Rp 2.000 untuk perjalanan di dalam kota Jakarta. Namun untuk perjalanan ke luar Jakarta (Bekasi, Bogor, dll) dikenakan Rp 3.500. Untuk menaikinya kita harus memiliki tiket harian berjaminan yang dapat kita peroleh di loket stasiun terdekat dengan membayar jaminan Rp 5.000.
    (tiket harian berjaminan)
    Jika Anda telah menyelesaikan perjalanan dan berniat untuk tidak melakukan perjalanan dengan KRL lagi, Anda bisa menukarkan kartu berjaminan Anda dan memperoleh uang Anda kembali.
    Sama seperti Transjakarta, di KRL kita bisa transit ke ke KRL dengan rute lain tanpa tambahan biaya selama kita tidak keluar dari stasiun.


Tips untuk menentukan perjalanan dengan transjakarta dan KRL adalah sebagai berikut :
  1. Tentukan stasiun/halte bis yang terdekat dengan tempat asal Anda
  2. Tentukan stasiun/halte bis yang terdekat dengan tempat tujuan Anda
  3. Tentukan rute yang akan Anda lewati
  4. Jika dalam perjalanan Anda memerlukan kedua transportasi ini, usahakan untuk turun di daerah transit yang merupakan tempat transit Transjakarta dan KRL (Ada halte busway dan stasiunnya. Contoh: Gambir, Jakarta Kota)
Selain kedua transportasi ini, juga ada transportasi umum lain seperti Kopaja, Metromini, Angkot. Namun jangkauannya hanya terbatas di daerah kecil dan apabila ingin berpindah ke angkutan lainnya harus bayar lagi.

Sekian infonya, semoga dapat membantu :)
Minggu, 17 November 2013

- Copyright © Najib Nasich Blog